OPINI | Oleh Hafizhaturrahmah, Founder Telaga Ilmu Indonesia Mengapa murid pintar enggan menjadi guru. Simak analisis tentang krisis minat profesi guru, faktor sosial, kesejahteraan, dan…
Narrative Readout
Esai ini membedah bagaimana moral sering dijadikan legitimasi kekuasaan. Dari bom atom di Jepang hingga polemik MBG dan pilihan diplomasi Indonesia, siapa yang sebenarnya menanggung konsekuensi kebijakan.
Artikel ini membahas alasan intelektual di balik sikap berseberangan dengan Mas Sabrang setelah masuk ke struktur negara. Fokus pada krisis kepakaran, meritokrasi akademik, figur kultural, serta hilangnya jarak kritis antara pengetahuan dan kekuasaan.
FEATURE Di tengah Surabaya yang dikepung gaya hidup hedonis, seorang anak muda bernama Bintang memilih menanam sayuran di Medokan. Potret kontradiksi kota metropolitan dan kerja…
Kemiskinan adalah hasil keputusan, bukan nasib. Melalui politik, ekonomi, dan tatanan sosial, tata kelola modern mengatur hidup sampai titik runtuh, lalu menyebut kematian sebagai masalah pribadi.





